rss

Kamis, Juni 04, 2009

Panduan Tanam Cabai Menggunakan Pot

Bertanam cabai bisa dilakukan dalam pot sehingga masyarakat kota bisa menikmati buah cabe dan keindahan pohonnya.

Apalagi sangat banyak varietas cabai yang sekaligus dapat sebagai bahan konsumsi dan cabe hias di pekarangan.

Persiapan yang perlu untuk bertanam cabe dalam pot meliputi pemilihan jenis dan ukuran pot, media tanah, bibit cabai dan persemaian.

PEMILIHAN POT

Pot yang digunakan harus mampu mendukung pertumbuhan tanaman dengan baik terutama perakaran.

Pot yang terlalu kecil akan menyebabkan tanaman tumbuh kerdil dan tidak mampu berbuah, sedangkan pot yang terlalu besar akan berat apabila dipindahkan.

Sebagai contoh, dapat dipilih pot sebesar separuh dari kaleng bekas cat volume 20 kg atau pot yang mampu menampung sekitar 5 kg tanah.

Pot yang baik adalah yang memenuhi kriteria berikut :
  1. Mampu mendukung perkemabnagan perakaran.

  2. Bagian bawah pot harus berlubang untuk merembeskan air berelebih.

  3. Dasar pot dipilih yang berkaki untuk membantu aerasi dan drainase.

  4. Tidak terlalu berat agar mudah dipindahkan.

  5. Tidak mudah lapuk dan pecah.

  6. Dinding pot harus mampu merembeskan air dan udara keluar agar suhu tanah tetap stabil.

Jenis pot yang dipakai dapat berupa pot tanah liat, pot plastik, pot porselin, pot semen, pot ban bekas, pot kaleng bekas dan pot anyaman bambu.

Beberapa jenis pot ini tidak memiliki sifat pot yang baik sehingga pada siang hari yang panas, suhu pot cepat naik dan tanaman menjadi layu. Karena itu, beberapa jenis pot perlu dilubangi didindingnya.

PENYIRAMAN MEDIA TANAH

Bertanam cabe dalam pot pada dasarnya sama dengan bertanam cabai di lahan pekarangan. Pilihlah tanah yang gembur, berasal dari lapisan atas tanah, dan mampu mnegikat cukup air.

Untuk tanah gembur, perbandingan tanah dngan pupuk organik / kompos adalah 1:1. Tanah liat dicampur dengan tanah pasir dan pupuk kompos dengan komposisi 1:1:1.

Untuk tanah berpasir dicampur dengn tanah liat dan pupuk organik dengan perbandingan 5:2:3. Mengisi tanah di dalam pot bisa dilakukan sebagai berikut :

  1. Tutup lubang pot bagian bawah dengan pecahan genteng.

  2. Isi dasar pot dengan kerikil dan pasir kasar untuk membantu aerasi dan drainase.

  3. Masukkan tanah ke dalam pot dan jangan dipadatkan.

  4. Siram dengan air secukupnya agar tanah menjadi mapan.

PERSEMAIAN

Bibit cabe dapat dipersiapkan sendiri dari buah cabai yang tua dengan membeli dari kios penjual bibit.

Benih disemaikan pada tanah pasir yang telah dicampur pupuk dan ditutup tanah tipis-tipis.

Bibit diperjarang setelah berumur 10 - 12 hari (berdaun dua helai). Bibit cabai siap ditanam dalam pot pada umur sekitar 6 minggu (tinggi 10 - 15 cm).

PENANAMAN

Penanaman cabai dalam pot dapat dilaukan kapan saja dengan memperhatikan kondisi air dan penempatan pot. Tanaman cabai tidak tahan terhadap hujan atau air yang berlebihan krena bunga akan gugur dan tanaman menjadi layu.

Pilih bibit cabai yang tumbuh sehat dan baik. Pindahkan bibit cabe secara hati-hati dengan sedikit tanah di sekitar akarnya dan tanam di bagian tengah pot.

Kemudian tanah sekitar pangkal batang ditekan pelan-pelan agar sedikit padat. Siram tanaman cabai dengan air secukupnya. Pada awal pertumbuhan yang banyak hujan letakkan pot di tempat teduh.

PEMUPUKAN

Sebagai pupuk dasar, gunakan pupuk organik atau kompos sebanyak ½ kg per pot. Pupuk N dan K diberikan sebagai pupuk dsar.

Pupuk N diberikan ½ dosis pada usia tanaman 2-3 minggu si sekeliling tanaman berjarak 5 cm dari batang. Sisa pupuk N diberikan pada umur tanaman 5-6 minggu setelah tanam.

(sumber gambar : zumar.wordpress.com)

4 komentar:

ENCEP on 11 Mei 2010 22.14 mengatakan...

wah harus saya coba nih mas, masalah nya tempat tinggal ku di perumahan yang lahannya sempit, trima kasih nih info nya

handbag on 27 Januari 2011 15.38 mengatakan...

kalo boleh tau, bibit cabe yang bisa ditanam di polibag jenis nya apa?

locavore indonesia on 5 Februari 2011 16.33 mengatakan...

Panduan yang bermanfaat. Artikel ini akan saya link dalam blog saya Locavore Indonesia, untuk berusaha mengajak warga bersedia membudidayakan bahan pangan secara lokal sehingga diharapkan mampu mencukupi kebutuhan sendiri mereka.Sukses selalu.

hcssukses on 13 Desember 2011 04.29 mengatakan...

Dengan ini kami informasikan bahwa PT Hidup Cerah Sejahtera (HCS) memasarkan produk Suplemen Organik Tanaman (SOT) untuk segala tanaman, dan Suplemen Organik Cair (SOC) untuk segala ternak/hewan

Dengan Pola Pertanian yang dikembangkan CLUB SUKSES, maka PEMAKAIAN SOT mutlak sangat diperlukan setiap langkah-langkah aplikasi.

Manfaat penggunaan SOT adalah :
= Meningkatkan hasil panen 40 – 100%.
= Mencegah gugur bunga dan buah.
= Memperkuat jaringan akar dan batang.
= Berfungsi sebagai katalisator, dapat mengurangi penggunaan pupuk dasar sampai 80%
= Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit terutama fungi/ cendawan
= Mempercepat panen untuk tanaman semusim
= Memperpanjang masa produktif tanaman yang sedang berproduksi, untuk tanaman yang tidak habis panen. Misal: tomat, cabe, kacang panjang, mentimun dll.
= Sangat baik untuk diterapkan pada proses persemaian dan pembibitan.
Setelah 6 Periode tanam tidak perlu lagi menggunakan pupuk kimia/urea.
Pada Periode tanam pertama, pemakaian urea dikurangi 70%, pada Periode tanam ke-2 pemakaian urea dikurangi 80% dan pada Periode tanam ke-3 sampai ke-6 dikurangi 90%, dan pada periode tanam berikutnya sudah tidak perlu lagi memakai urea 100%.
= Segala jenis Hama lebih terkendali.
Hasil panen meningkat tajam dari periode tanam sebelumnya
= Biaya perawatan/pemupukan lebih rendah
= Keuntungan makin berlipat.

CATATAN :
- Untuk Sawah 1 hektar, hanya memerlukan 6 botol SOT (isi 0,5 lter per btl)

SOC adalah Nutrisi Bio Organic yang dikembangkan oleh PT HCS untuk mendukung terwujudnya Peternak Andalan dan Sukses.
Sedangkan manfaat SOC untuk hewan ternak adalah :
•Menyehatkan ternak.
•Mengurangi biaya produksi dan pemeliharaan
•Mengurangi stress dan menambah daya tahan terhadap penyakit
•Meningkatkan Antibodi pada ternak
•Menyeimbangkan microorganisme dalam rumen hewan dan meningkatkan nafsu makan
•Mempercepat pertumbuhan ternak
•Meningkatkan kesuburan dan meningkatkan produksi daging
•Mengurangi angka kematian pada anak Ayam
•Mempertinggi kwalitas pada telur
Selengkapnya kunjungi http://hcssukses.blogspot.com/p/produk.html


Admin http://hcssukses.blogspot.com


Poskan Komentar

Silahkan masukan komentar anda, No Porno, No Spam...!